Saatnya MoveOn!

Tahun ajaran baru bisa diibaratkan sebagai awal perjalanan untuk menorehkan cerita di riwayat pendidikan kita, dan kitalah yang dipaksa menjadi penulis, sutradara, sekaligus produsernya. Sekarang, cerita itu dibalikkan lagi ke kita, apakah cerita itu akan berakhir happy atau sad ending?


Kawan, kita telah memasuki zona yang waktu kita akan disita olehnya. Yap, kita telah kembali ke sekolah. Setelah lama berlibur, setelah menabung sekian banyak energy untuk mengahadapi tahun ajaran baru, sekarang waktunya kita terjun ke lapangan hehe. Iya kawan, sekarang kita ditantang untuk take action. So, make your dream comes true🙂 Katanya kepingin jadi orang sukses? Inilah saatnya untuk move on, untuk membuktikan bahwa kita lebih baik dari tahun ajaran yang lalu atau pun sekolah yang lalu.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan sedikit tips untuk menghadapi tahun ajaran baru atau sekolah baru.

Tips 1 : Luruskan niat

Niat kita pergi ke sekolah adalah untuk menuntut ilmu, bukan untuk mendapat uang saku, bukan untuk berkumpul ketawa-ketiwi dengan teman dan juga bukan untuk mendapat teman dekat baru yaa kawan hehe. Kita disekolahkan oleh orang tua kita untuk menjadi orang yang berguna bagi Tanah Air tercinta dan untuk agama kita, dan bisa jadi untuk menggantikan posisi Pak Jokowi suatu saat nanti atau menjadi bagian dari sejarah dunia yang namanya akan diabadikan. Amiin! Maka dari itu, marilah kita luruskan niat kita untuk menuntut ilmu, untuk jadi orang yang berguna.

Tips 2 : Buat list atau daftar target

Terkadang, hal yang membuat waktu kita terbuang sia-sia adalah karna kita tak tau hal atau aktivitas apa yang mesti kita lakukan. Nah, sama halnya dengan belajar, sama halnya dengan sekolah, kita perlu membuat daftar target yang harus kita capai. Target itu bisa untuk jangka waktu satu hari, satu minggu, satu semester, atau satu tahun.

Misalkan, nilai ulangan harian pertama diatas 80 dan ulangan harian kedua diatas 85 atau misalnya ingin mentargetkan diri untuk juara Olimpiade Sains tingkat Kabupaten atau bahkan tingkat Nasional atau misalnya mentargetkan diri untuk peraih UN tertinggi se-Nasional. Membuat target dan focus mengejarnya, bisa mencegah kita untuk melakukan perbuatan yang sia-sia karna kita focus dan gigih untuk mencapai target tersebut.  Buat lah target setinggi mungkin, tantang diri kita untuk melakukan hal yang luar biasa. Ready? Let’s take actions!

Tips 3 : Ubah mindset atau pola pikir

Dalam belajar, kita memerlukan sugesti yang positive agar kita mudah menyerap pelajaran yang akan kita pelajari. Buang jauh-jauh pikiran negative yang ada dalam diri kita. Buang jauh kalimat seperti,

“Ah, ini kan matematika. Hitung-hitungan? Otak ku tak mampu laah:(” atau

“Yah, gurunya galak, mana bisa aku belajar dengan guru yang galak”.

Karna sugesti yang ada dalam otak kita kemungkinan besar akan terjadi. Maka jika sugesti kita negative, maka hasilnya pun akan negative.

Tips 4 : Do it

Dalam prosesnya, belajar memang tak selamanya menyenangkan. Ada pelajaran yang dengan mudah kita serap, dan ada pelajaran yang harus berulang kali kita pelajari kembali agar kita paham. Namun, kita harus tetap focus dalam belajar. Saat kita mulai merasa lelah, ingat lagi target-target yang harus kita capai. Karna, pelaut yang handal tak terlahir dari ombak yang tenang, kawan.

Tips 5 : Hubungan dengan-Nya

Kita harus sadar, segala sesuatu di dunia ini adalah milik-Nya. Termasuk kecerdasan dalam berfikir, maka kurang lengkap rasanya bila proses belajar ini berjalan tanpa campur tangan dariNya. Yap, selain berusaha, kita juga harus mengimbanginya dengan berdo’a. Dan jangan sampai, karena kita terlalu sibuk mengejar target di dunia, kita jadi lupa kewajiban sebagai hambaNya. Kita mampu berkarya sedemikian luar biasa, namun apa gunanya bila ibadah saja  asal-asalan? Hmm, sombong sekali kita ini. Maka dari itu, yuk kita imbangi antara ilmu pengetahuan dengan ilmu agama. Sehingga, kita tidak hanya menjadi pemuda yang cerdik akal, namun kita juga bisa menjadi sosok pemuda yang religius dan berkarakter.


Kawan, jangan  mau jadi manusia yang biasa-biasa saja. Jadilah manusia dengan kontribusi yang luar biasa. Dan dengan mengingatNya serta terus berusaha menjadi hamba yang lebih baik, semoga perjalanan menuntut ilmu kita dinilai sebagai ibadah oleh-Nya. Amiin.

Yap, inilah akhir dari pertemuan kita kali ini. Semoga dilain waktu saya bisa berbagi tips lagi dan bisa bertukar tips juga dengan kawan-kawan.

Salam,

Ordinary Girl:)

Iklan

About Alfiyanti Rohmah

I'm Muslim. I'm ordinary and try to full action at organization because this is my destination✌

Posted on 14 Juli 2015, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: